Senin, 27 Desember 2010

my fault my fault

natal taun ini berbeda dg natal tahun sebelum e..jika di tahun sebelum e bertabur suka cita tahun ni bertabur kesdihan.. memang sie kesdhan ini ak sendiri yg menciptakan.. tak ayal bgku kalo ak didiamkan dlm keluarga ne..suatu aib yg membuatku ingin mati aj drpd hdup cm menyusahkan org tua..kesalahan yg aku buat terulang terus menerus..bagaikan roda berputar aku melakukan kesalahan yang sama tiap kaliny..aku sudah menzinahkan diriku di hadapan Tuhan.. aku sudah berbuat tak senonoh di hadapan orng tuaku.. ak tau pasti perbuatanku tak akan termaafkan.. aku tidak mengerti akan diriku saat ini..semakin lama aku hidup semakin bobroklah semua yang aku jalani.. sebenarnya aku sadar kalau aku sudah melakukan hal yang salah.. akan tetapi hati dan jiwa serta raga ini enggan mengakuinya.. rasa takut rasa bimbang perasaan bersalah menghantui diriku.. aku memang tidak berharga di mata siapapun.. bahkan dimata org tuaku yang hanya mementingkan nilai pendidikan tanpa memperhatikan sikon dan perasaan anak.. sebenarnya aku ingin protes akan tetapi aku sudah besar aku sudah bisa membedakan yg baik dan yang buruk.. hiburanku slama aku hdup bukan terletak pada hiburan pariwisata melainkan hiburan rohani seperti berziarah dlsb.. sebenarny aku tidak apa apa berziarah dan memuliakan nama tuhan.. akan tetapi setan sudah menguasaiku sehingga aku menjadi seperti ini.. tolonglah aku..maafkanlah aku..ini memang kesalahanku dan aku terlalu pengecut untk mengakuinya..sangat sangat pengecut untuk meminta maaf kepada orang tuaku yang sudah membesarkan aku.. aku sudah tidak punya nyali lagi untuk minta maaf..aku sudah terlalu banyak melakukan dosa..maaf y pa..maaf y ma..delfa gbsa menjadi seperti yang papa mama minta..delfa sudah menjadi pengecut sejati yang tidak bisa mengakui kesalahan delfa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar